Menengok

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Sepagi tadi saya iseng log in ke blog lama, berniat untuk mengambil beberapa foto yang ada di sana namun ketika menelusuri postingan demi postingan serta komentar demi komentar seketika membuat hati saya menghangat. Saya mempunyai banyak kawan hebat.

meja

Banyak hal baik di sekeliling saya, banyak cinta untuk saya.

Betapa bahagianya saya ketika badai itu belum datang. Menengok kembali masa masa itu dan masa masa sebelumnya membuat saya mengerti, saya belum sedikitpun belajar dari kehidupan. Pembelajaran tentang sabar dan syukur akan terus berlangsung selama nafas ini masih menjadi nikmat. Dan Alloh masih saja terus mencurahkan nikmat yang tiada henti hentinya, betapa sesungguhnya saya malu dengan kebenaran kondisi diri.

Saya dibesarkan dengan sangat baik oleh orangtua saya, sebaik baik mendidik yang mereka mampu berikan. Ketidaksempurnaan dalam prosesnya bukanlah hak saya untuk protes apalagi marah kepada mereka, pun bukan hak saya untuk tidak bersyukur kepada Alloh. Saya yakin, apa yang sudah ada bersama saya maka itulah harta saya, itulah yang terbaik untuk saya, dengan cara apapun Alloh memberinya.

Tak banyak petualangan maupun perjuangan pergolakkan batin yang saya alami, saya termasuk terlambat menjalani untuk hal hal semacam ini. Namun waktu telah berhasil merubah banyak pandangan saya, tentang orang orang, tentang hidup, tentang perjuangan, tentang sikap saya yang seharusnya. Meskipun semua itu belum ada artinya bagi orang lain, yang pasti saya telah belajar, dan itu banyak.


im special, raised in a special way


Saya berproses dan akan terus berproses

❤ cwh

Advertisements