Dilema Blogger Newbie

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Nih postingan mengandung 70% curhatan, so abaikan aja kalo kamu malas baca. Sebenarnya kunci semua dilema itu hanya satu, yaitu balik lagi ke niat awal kamu bikin blog, habis perkara XD.

Etdah kalo cuma gitu ngapain saya kupas? tinggal leebb aja kayak susis, wkwkkwkw.

Sebagai orang yang lumayan  pernah berkecimpung (meski jarang jarang) di ranah blogging ternyata saya masih mengalami dilema ini, hahaha. Dari yang bingung mau nulis apa, trus putus asa karena gak ada yang mampir apalagi komen, trus bisa juga karena bosan dengan tulisan sendiri sampai envy yang memuncak kalo liat blogger lain begitu charming, tapi itu duluu *heleh

Kalo sekarang??

Sekarang mah sama aja! hoahahaha

Dari sekian dilema, dilema karena envy yang paling awet tanpa formalin. Klo bingung mau nulis apa buat saya gak gitu pengaruh karena sejak awal saya membebaskan diri mau nulis tentang apa, kalo lagi pengen nulis ya tulis aja, pilihan mau di remake, retouch ataupun trash bin itu urusan nanti. Tapi jatuhnya banyak postingan saya yang akhirnya jadi “junk” coz saya emang belum niat nulis XD XD.

Nah kalo blognya sepi? enggak masalah juga sih, saya bikin blog emang buat saya ini…kalo ada yang ikut baca ya alhamdulillah, kalo sepi ya saya gak gitu ngoyo.

Trus kalo gak ngoyo kenapa ada envy diantara kita *eh.

Envynya muncul karena pada suatu titik saya menyadari sebuah kenyataan pahit. Bahwa saya… sudah terlalu lama sendiri, sudah terlalu lama aku asik sendiri..ini asli dari hati jadi bacanya gak perlu pake nyanyi ,ya? :mrgreen:

Jadii, sudah dalam hitungan tahun ternyata saya vacum of power dari hingar bingar blogging yang demikian pesat oleh perkembangan, dimana sekarang blogging menjadi salah satu media yang ikut dilirik meramaikan jagat media sosialitah yang potensinya masih sangat luaaass. Blogging telah menjadi sesuatu yang sangat menjanjikan, cakep, keren, endeesss dan oke punya!

Semua orang bisa bikin blog, semua orang bisa mengembangkan diri dari blog, semua orang bisa berinteraksi dari blog, semua orang bisa dapat duit dari blog, lalu di mana saya selama itu? yaa..masih semedi :p ,hahahaaa… am i regret? NOPE! im enjoying myself whatever i’ve been.

Saya bukan tipe follower soalnya, karena itu saya tak suka ikut ikutan trend zaman (padahal saya yang kesulitan ngikutin siih, maklumlah orang kudet giniii XD ).

Memang ada rasa iri ketika melihat perubahan mereka yang demikian pesat, iri karena dulu saya juga berada di barisan itu namun alam tengah menyeleksi beberapa mimpi dari mimpi yang pernah saya rajut. Envy dan harus ikhlas karena jalan hidup yang tertempuh berbeda lalu menghasilkan sesuatu yang berbeda pula. Envy karena sudah tak mungkin saya ada di sana di mana semua sudah hangus oleh waktu yang tak abadi. Envy karena saya harus berdamai dengan banyak kenyataan yang tetiba terkuak secara gamblang.

Tetapi..

Bukan lagi masanya meratapi hal hal yang hilang dan lepas, bukan lagi menyesali pilihan pilihan yang salah terambil. Tetapi inilah  living in the moment.. menikmati tiap detik yang tersaji di depan mata kita yang ternyata sangat menakjubkan, menikmati kejutan kejutan istimewa pelipur jiwa, dan menikmati pribadi indah yang terbentuk setelahnya, kemudian menciptakan mimpi demi mimpi baru, serta tak ketinggalan… jangan lupa bahagia. 🙂 🙂 .

Dilema boleh saja, asal ada solusinya…

Lov U as Always

 ❤ cwh

Advertisements