Happy Couples Remains Silence

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Konon katanya, Pasangan yang berbahagia itu justru tidak mengumbar kemesraan mereka di social media. Ugh, menohok banget nggak sih buat sayaah XD XD, jleb jleb jleeebbb. 

Nah, beberapa waktu yang lalu saya pernah nulis Publish Romantisme dengan Pasangan, Yay or Nay?”,isinya kurang lebih beberapa pertimbangan dan alasan di balik kecenderungan mereka di social media, wkwkwk sokyes banget kan  XD.

Lalu postingan tersebut segera saya hapus setelah menemukan artikel yang lebih relevan dan bisa dipertanggungjawabkan, dan saya 1000% setuju. Bisa langsung di cek ke tekape This is why happy couples don’t talk about their relationships on social mediaMenurut artikel di atas, alasan kenapa pasangan yang berbahagia tidak mengumbar kemesraan di social media antara lain :

  • When people are happy in their relationship, they live in the here and now. Mereka tidak membuang waktu berharga untuk hal remeh semacam bersocial media ketika mereka bersama, mereka terlalu sibuk untuk saling membahagiakan dan menghargai keberadaan satu sama lain
  • Any couple that parades their relationship problems online for all to see will gain nothing from it. Ketika mencari solusi untuk memecahkan masalah dengan pasangan, menunjukkannya kepada orang orang yang Anda kenal di Social media bukanlah hal yang bijak, justru akan memperburuknya.
  • Real happiness comes from simply being in a happy relationship with someone you love. Kebahagiaan hadir ketika bersama, bukan ketika memposting tentang kebersamaan.
  • No one has to prove anything to anyone. Pasangan yang benar benar berbahagia tidak tertarik untuk membuktikan kepada siapapun bahwa mereka bahagia bersama, mereka bersama karena mereka ingin.
  • And the most important thing... those who don’t use social media are on the whole happier than those who do because they don’t constantly compare themselves with their colleagues and friends.

We too often forget that all that matters are our real lives, our relationships, our experiences, and our feelings — and not the endless search for popularity online. (Brightside)


Saya mau menambahkan beberapa poin kenapa beberapa pasangan keepin’ silent with their relationship:

  • Happiness has it own space , Kebahagiaan akan bertambah ketika di bagi dengan orang yang betul betul menghargai kebahagiaan kita, dengan mereka yang menyayangi kita.
  • To protect the other’s feeling , Tidak semua orang beruntung dengan nikmat yang telah ada padamu, maka jagalah perasaan mereka. Kita selalu punya cara lain untuk menunjukkan rasa bersyukur kita terhadap sesuatu yang kita miliki.
  • Preserved happiness itself 

Etapi, masak sih saya orangnya macam gituh? yang mengumbar kemesraan gitu loh. Mungkin beberapa kali iya ya, menurut suasana hati aja kok *dalih , apalagi masih earlier marriage pasti kan jedhug-jedhugnya masih kuenceng *alasan XD XD, saya cuma mau mengabadikan momentum aja kok *masih alasan XD, toh saya publishnya di blog gini, yang mana nggak akan terbaca tanpa sengaja to *craving for excuse :mrgreen: muehehe

Well..

I’m still new in this relationship

Just triying to live in the moment 

Embrace those feeling each others

Maintain all the best things we had

Together defining what is happiness?

And together make it comes true

For Us ❤

*only another way to me to pensieved the journey XD

❤ cwh

Advertisements