Berjodoh Denganmu, Jogja!

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Yogyakarta, sekalipun tidak pernah terselip sebagai kota istimewa di mata saya sebelumnya, hanya sebatas kota yang cukup sering saya singgahi karena beberapa kawan saya ada yang kuliah di sana. Namun siapa sih yang bisa menolak pesona yang di tawarkan di Jogja?

Bagi saya kota ini memiliki banyak hal yang bisa membuat saya tertarik, misalnya akses yang bisa saya dapat dalam dunia kreatif yang saya sukai, komunitas, event dan festival yang dihelat. Membayangkan itu semua membuat saya mulai mendambakan hidup di kota ini, karena saya bisa dekat dengan hal hal yang saya sukai.

Saya bersemangat membayangkan saya akan sering jalan jalan , kulineran, belanja belinji, keliling dari even ke even,mengikuti taklim dan kopdar komunitas yang saya ikuti, melakukan hal hal yang saya sukai bersama orang yang saya sukai, sounds interesting hah? *uhuyy

future

Tepat seminggu setelah pernikahan saya sudah ada di Yogyakarta menemani suami. Dan kini tiba tiba sudah 4 bulan saja berada di Jogja dan harus segera beranjak dari kota ini. huhu huu…

Waktupun berjalan, dan karena sekarang saya hidup bukan untuk diri saya sendiri akhirnya tak satupun dari hal hal di atas saya lakukan XD, nguokk nguokk nguookk… XD

So wasting time isn’t?

Belum banyak cerita yang bisa saya ikat

Belum banyak momen yang bisa saya libat

Belum banyak ilmu yang saya dapat

Belum banyak tangan yang saya jabat

Belum banyak wajah yang saya ingat

Karena saya tahu, bukan itu tujuan saya semula di sini

Saya di kota ini adalah karena suami

Petualangan dan pengalaman sesungguhnya yang nanti penting untuk saya adalah ketika saya menghabiskan banyak waktu dengannya, mengenalnya lebih dekat, mengetahui apa yang ia suka dan tidak. Serta belajar menjadi istri yang ia ridhoi

Saya masih belajar menjadi pendamping yang terbaik, saya masih belajar berdamai dengan keinginan pribadi dan keinginan suami. Mungkin itu pula penyebab saya tantrum kemarin, hihihiiiy XD

Sekarang saya punya tanggung jawab, dan itu lebih penting daripada keinginan sepihak semata. Suami sangat membebaskan saya tentang bagaimana saya akan menghabiskan waktu, dia juga tak sungkan menawarkan kapan pun ingin diantar.

Dan mungkin ini bukan hanya tentang itu, ini adalah golden age yang penting untuk saya dan suami untuk lebih saling mengenal, untuk merumuskan dan memutuskan segala hal yang terbaik untuk kami, bersama sama

Detik detik akan meninggalkan Jogja duluan membuat saya baper, dan jika kepikiran harus pisah satu bulan dengan suami membuat saya mau tantrum lagi XD

Okay, saatnya berkemas untuk menuju rumah kami yang baru, sampai jumpa lagi Jogja…semoga kita masih ada jodoh yaa XD

 Masih banyak hal yang ingin aku rangkai di kamu, Jogja

❤ cwh

Advertisements