#Day 18. Second Thoughts

Second Thoughts

Pagi tadi saya berangkat ke Solo untuk bertemu dengan Ibu, bertatapan dengan beliau selalu menyisakan degup perih tak terperi, rasanya malu, sedih dan haru.

Malu karena masih menjadi anak yang gagal, teramat malu karena pernah terselip ribuan benci dan cercaan tanya. 

Sedih karena belum menjadi anak yang berbakti. Haru dan semakin haru karena sosok itu tak pernah berubah, tak pernah mengurangi caranya memberi cinta.

Lidahku Kelu, kerongkongan tercekat, bibir menggetar hebat seirama jantung yang berdetak mengencang…

Alloh, betapa kufurnya saya…

Apalagi yang saya cari di dunia ini selain restunya…

Robbighfirli waliwalidayya warhamhumaa kamaa robbayani shoghiiroo
❤ cwh

Advertisements